Mengenal Batubara Bagian I

on Sabtu, 27 Februari 2010


Gb.1 Oil Drilling
sumber: http://www.arabdrill.com/

Pengantar

Berbicara mengenai sumber energi dalam era industri sekarang ini tentu pandangan kita tak lepas dari dua macam sumber energi, sumber energi terbarukan (renewed energy resources) dan sumber energi tak terbarukan (unrenewed energy resources). Secara umum penggunaan sumber energi terbesar untuk kebutuhan industri, transportasi, kebutuhan rumah tangga, pembangkit tenaga listrik (power plant), ataupun kebutuhan sekunder lainnya dalam masa modern ini masih sangat bergantung pada ketersediaan sumber energi tak terbarukan, dan di antaranya adalah minyak bumi, gas alam, dan batubara. Begitu vitalnya peranan sumber energi tak terbarukan ini dalam menggerakkan laju ekonomi menjadikannya komoditas yang sangat strategis bagi banyak negara. Banyak pula negara-negara yang memegang penguasaan atas kepemilikan sumber-sumber energi ini yang memiliki pengaruh cukup dominan dalam hal perdagangan ataupun perpolitikan di kawasan.


Kita tentu dapat melihat contoh betapa sangat bernilainya minyak bumi bagi kepentingan beberapa negara besar semisal Amerika Serikat. Dalam Perang Teluk II Amerika Serikat mati-matian mempertahankan kepentingannya di Kuwait untuk konsistensi pasokan sumber energi mereka. Dan hal seperti ini dapat kita lihat kembali dalam Perang Irak yang berhasil menggulingkan diktator Saddam Husein, dengan mengatasnamakan perang melawan teror.

Minyak bumi sebagai sumber energi penggerak ekonomi tidak hanya dipuja-puja di negara yang memiliki kemapanan ekonomi, tetapi juga di negara-negara berkembang (emerging country) yang berusaha membangun ekonominya untuk mengejar ketertinggalannya dari negara maju. Pun di negara Indonesia yang besar ini, minyak bumi menjadi bahan jualan bagi incumbent ataupun lawannya oposisi (meskipun secara tata negara kita tidak mengenal adanya oposisi karena kita menganut paham presidensiil) dalam meraih simpati ataupun menaikkan popularitas mereka di mata rakyat.


Gb.2 post industrialization
sumber: http://www.aphoenix.ca/post-industrialization-17/

Karena begitu pentingnya minyak bumi ini menjadikan pemikiran-pemikiran strategis untuk mengelola sumber energi tak terbarukan ini begitu kompleks, tidak sekedar menyangkut segi ketersediaan secara nyata (real stock) tetapi juga kecukupan secara psikis. Karena begitu berharga dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi menjadikan komoditas ini rawan untuk diselundupkan ataupun ditimbun untuk kepentingan pribadi. Bahkan untuk menaikkan kemampuan rakyat dalam memperoleh sumber energi tak terbarukan satu ini sampai subsidi minyak bumi mengambil porsi yang cukup besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Besaran subsidi minyak bumi (BBM) dalam APBN-P 2006, APBN 2007, APBN 2008, APBN-P 2008 berturut-turut adalah Rp62.735,2 milyar (2% PDB), Rp61.837,9 milyar (1,8% PDB), 45.800 milyar, dan 126.800 milyar.

Berpijak dari begitu pentingnya minyak bumi yang memiliki nilai keekonomian yang begitu tinggi tersebut perlu dipikirkan untuk memaksimalkan penggunaan dan pendayagunaan dua sumber daya energi tak tergantikan lainnya, gas alam dan batubara, yang kandungannya di dalam perut bumi pertiwi sangat berlimpah.

Dalam pembahasan awal dari sumber energi tak terbarukan ini pertama kali kita akan mengulas luar dalam hal-hal terkait dengan batubara yang tidak terbatas hanya pada cara pembentukannya, tetapi juga meliputi jenis-jenis batu bara, pemanfaatan, sifat batubara, tahap-tahap eksplorasi maupun eksploitasi, kualitas batubara, perkiraan cadangan dan produksi batubara di Indonesia, dan bagaimana menentukan nilai keekonomian dari suatu kawasan pertambangan batubara. Dan dalam kesempatan selanjutnya akan kita bahas hal-hal terkait dengan sumber energi tak terbarukan lainnya, minyak bumi dan gas alam.

Gambaran secara umum


Batubara adalah salah satu bentuk sumber energi tak terbarukan (unrenewed energy resources) yang terbentuk dari proses sedimentasi/pemfosilan tumbuhan yang memakan waktu jutaan tahun. Jika kita menelisik ke buku-buku sejarah dapat diketahui bahwa begitu besar peranan batubara dalam kehidupan masa lalu. Sukandarrumidi (Gadjah Mada University Press: 1995) dalam pengantar bukunya, Batubara dan Gambut, menyebutkan bahwa peranan batubara di masa-masa sebelum Perang Dunia II adalah sangat besar. Hal ini dapat kita lihat pada kapal-kapal uap, kereta api, mesin-mesin uap pada industri-industri manufaktur menggunakan batubara sebagai bahan bakar penggerak utama.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa dengan selesainya Perang Dunia II menjadikan popularitas batubara bergeser dan digantikan oleh minyak bumi yang pada masa tesebut mulai ditemukan baik di daratan maupun di lepas pantai. Tersedianya minyak bumi yang melimpah menjadikan keberadaan tambang-tambang batubara menjadi terlupakan yang diikuti dengan revolusi industri yang mencetuskan lahirnya mesin-mesin berbahan bakar minyak bumi.

Keadaan ini kemudian bertahan cukup lama sebelum meletus Perang Teluk pada tahun 1979. Peperangan ini menyebabkan berkurangnya persediaan minyak bumi yang diproduksi negara-negara Timur Tengah, sedangkan permintaan minyak sebagai bahan bakar di negara-negara industri cenderung semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan kenaikan harga minyak yang cukup fantastis yang akhirnya memaksa orang-orang untuk menengok kembali bahan bakar alternatif yang telah cukup lama dilupakan, batubara. Sebagai tindak lanjut dari trend ini negara-negara penghasil batubara kembali mengaktifkan eksplotasi tambang-tambang batubara yang telah cukup lama ditinggalkan dan mengeksplorasi kandungan-kandungan (deposit) batubara baru.


Gb.3 Indonesia Coal Mining
sumber: http://indonetwork.co.id

Ada beberapa alasan logis mengapa penggunaan batubara sekarang begitu digalakkan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak bumi (Sukandarrumidi: 1995) antara lain (1) masyarakat pengguna energi pembakaran dalam jumlah besar (PLTU dan industri semen) menyadari bahwa dengan penggunaan batubara akan menekan biaya operasi yang disebabkan oleh harga batubara (per satuan energi) yang lebih murah dari jenis energi lainnya, (2) batubara di antara bahan bakar hidrokarbon yang terdapat di dunia (juga di Indonesia) merupakan bahan yang melimpah, (3) kandungan batubara yang begitu melimpah menjadikannya dapat ditambang jauh hingga abad ke-22, (4) penambangan dan penggunaan batubara merupakan teknologi yang sudah dikenal dan dapat diandalkan, (5) batubara dapat diangkut dan ditimbun dengan mudah, dan (6) batubara dapat memenuhi persyaratan lingkungan yang ketat.


Sumber:
1. Sukandarrumidi, 1995. Batubara dan Gambut. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Read More......

Mengenal Jenis-Jenis Bahan Bangunan Penyusun Pondasi

on Selasa, 23 Februari 2010

Batu Kali

Batu kali adalah bahan bangunan alami yang terbentuk dari batu beku, batu endapan, dan batu metamorphosa pada pegunungan dan sungai-sungai.

Sesuai penggunaannya, batuan ini dibedakan atas batu kali utuh/bulat, batu kali belah/pecah, batu kali lempeng/tempel, koral beton, batu karang, dan batu gosong.

Gb.1 batu kali

Tanah Urug

Tanah urug adalah material tanah yang biasa digunakan untuk mengurug ruang di bawah lantai yang dibentuk oleh susunan pondasi,untuk menutup galian, ataupun digunakan untuk meratakan bentuk muka tanah pada suatu site.

Pada umumnya jenis yang digunakan adalah tanah merah dari perbukitan, tanah lempung, tanah laterit (hitam), tanah liat, ataupun sirtu, disesuaikan dengan kebiasaan di masing-masing daerah. Tanah uruk biasa dijual dalam satuan dump truk atau bak pick up, namun dalam perhitungan RAB nantinya dikalkulasikan dalam bentuk volume meter kibik.


Gb.2 tanah urug
sumber: http://moharis2.blogspot.com/


Pasir Urug

Yang dimaksud pasir urug di sini adalah pasir yang memiliki butir-butir halus namun masih mengandung lumpur, kerikil ataupun batuan kecil dalam kadar yang cukup besar. Penjual pasir urug biasanya menjual dalam hitungan satu bak truk atau pickup, maka kita harus menghitung volume satu bak tersebut dan mencari harga pasir urug per meter kibik untuk dapat digunakan dalam analisa RAB nantinya.


Gb.3 pasir urug
sumber: http://www.pertambangan-jatim.or.id

Penggunaan pasir urug menurut Misbah el Munir ada pada tahapan sebelum pemasangan pondasi batu kali. Pasir urug setebal 5 s.d. 10 cm ditebarkan sebagai alas pondasi dilanjutkan dengan satu lapisan batu kosong sepanjang pondasi, kemudian dipadatkan.


Gb.4 penampang pasangan pasir urug pada pondasi.
sumber: http://misbah-el-munir.blogspot.com/2010/02/pasir-urug-bawah-pondasi.html

Kerikil dan Batu Pecah (untuk Beton)


Kerikil alam atau batu pecah adalah jenis batuan mineral keras yang sebagian besar butirannya berukuran 5-80 mm (agregat kasar). Besaran butiran maksimum yang dibutuhkan tergantung dari pemakaian.

Jenis mineral keras ini terdiri atas (1)kerikil biasa, (2) kerikil beton/split (1-2 mm, 3-4 mm, dan 5-7 mm), dan (3) kerikil abu/split abu/screening.


Gb.5 batu kerikil
sumber: http://narigunung.multiply.com/




Sumber:
1. Buku Pedoman Survey DKPB, 2009, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Departemen Keuangan.
2. Ahmad, Rosman. 2007. Bahan Bangunan Sebagai Dasar Pengetahuan. Banguncipta Pustaka Jakarta.
2. http://misbah-el-munir.blogspot.com/2010/02/pasir-urug-bawah-pondasi.html

Read More......

Wisata Kuliner: Durian Jepara Rajanya Durian Dunia

on Sabtu, 20 Februari 2010


Gb.1 Durian Petruk

Durian Jepara Rajanya Durian Dunia! Jepara memang identik dengan varietas durian jenis Petruk. Varietas lokal ini merupakan salah satu varietas unggulan. Ciri-ciri durian Petruk adalah rasanya yang manis, baunya yang menyengat mantab, daging buahnya tebal, dan bijinya yang kecil juga daging buahnya yang tidak lembek. Jadi kalau anda berkunjung ke Jepara jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi lezat buah berduri nan manis ini.


Salah satu artikel di Majalah Trubus menyebutkan bahwa Lomba Durian Enak telah digelar di Kota Ukir sejak 22 tahun yang lalu, tercatat 16 kali sang raja buah diadu. Buah yang memiliki nama latin Durio zibethinus ini memang selalu dinanti para penggemarnya. Berikut ini adalah beberapa potongan artikel tersebut:

"Kota Jepara memang gudangnya durian enak. Tengok saja hitung-hitungan ini. Setiap lomba minimal menghasilkan 3 pemenang. Artinya, dari 16 kali kontes diperoleh 48 durian lezat. Angka itu hampir setara dengan jumlah durian varietas unggul nasional yang dilepas sejak 23 tahun silam. Dari jumlah itu petruk paling terkenal. Daging buah kuning, tebal, dan berbiji kecil. Namun, pohon petruk mati tak lama setelah dilepas sebagai varietas unggul nasional. Pohon meranggas karena entres yang diambil untuk perbanyakan terlalu banyak.

Untuk menggantikannya, 'Ada 3 jenis yang bakal dirilis sebagai simbol Jepara,' kata Ir Tri Handana T, kepala seksi Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan, Jepara. Ketiganya, sukarman, sutriman, dan subandi. Yang disebut pertama kering, legit, dan pulen. Pun sutriman dan subandi. Selain manis keduanya lembut.

Saking banyaknya durian top di Jepara banyak mania luar kota berburu ke sana. Sebut saja Chandra Gunawan dan Ricky Hadimulyo. Keduanya rela terbang dari Jakarta pada penghujung Desember 2006 demi mencicipi durian jepara. 'Yang tidak juara saja rasanya enak. Apalagi yang jawara, sulit diungkap dengan kata-kata,' kata Chandra. Ia menyebut tarmin alias sutarmin sebagai durian terenak yang pernah dicicip. Durian tarmin kuning, kering, dan tebal. Bila dicicip rasa manis tak hilang selama 15-30 menit.

Pendapat H Suyono Alwi, hobiis durian yang kerap menjadi juri lain lagi. 'Di antara para juara, yang paling pulen, legit, dan enak durian karman atau sukarman,' katanya. Konon durian itu sangat kering sehingga bila dimasukkan ke dalam saku tak melekat. Namun, bila dicecap lidah, rasa manis dan legitnya lengket dan tak gampang hilang.

Kelezatan karman membuat Trubus rela menembus hujan lebat ke Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Jepara, pada penghujung Desember 2006. Letaknya sekitar 12 km ke arah timur dari pusat kota. Di sana pohon durian setinggi 25 m tumbuh di belakang rumah Sukarman, sang pemilik. Lingkar batang mencapai 2 pelukan orang dewasa. Toh, cabang paling bawah yang mendatar masih bisa disentuh karena tinggi hanya 1,5 m. Empat durian karman yang berlekuk-lekuk tampak bergelayutan. Sayang, buah belum matang sehingga tak bisa dicicipi.

Menurut Sukarman, pohon yang umurnya di atas 70 tahun itu masih produktif. Setiap tahun dipanen 150-300 buah berbobot 1-1,5 kg. Bila musim tiba Durio zibethinus itu dihargai Rp7.500-Rp20.000 per buah tergantung bobot. 'Musim lalu (2005, red) saya dapat Rp4-juta,' ujarnya. Artinya, tahun lalu dari pohon itu minimal dipanen 200 buah. Kakek itu berjanji mengabari Trubus bila durian andalannya matang pada Januari.

Sebulan berselang Sukarman menepati janji. Melalui Nur Mualief, mania durian di Jepara, 4 buah durian karman dikirim ke redaksi. Aroma harum menguar sejak buah tiba. Kerabat lai yang berlekuk seperti belimbing pun dibelah. Benar saja, daging buah yang agak kekuningan itu kering. Rasanya, 'Legit dan pulen. Enaknya setara dengan tong medaye,' kata Evy Syariefa, juri lomba durian Trubus. Yang disebut terakhir durian terbaik dari Narmada, Nusa Tenggara Barat. Pantas Alif berani berkomentar, karman durian paling enak di seantero Jepara setelah petruk yang melegenda."



Gb. 2 Peta Jepara

dalam artikel lain pun disebutkan petualangan penggemar buah ini di Jepara memburu beberapa varietas lain yang tak kalah lezatnya:

"Keesokan harinya langit Semarang terus diguyur hujan. Jalan Kaligawe, Semarang yang merupakan jalur utama menuju Demak, Jepara, dan Kudus pun mulai terendam. Namun, perburuan ke Jepara - kabupaten yang terkenal melahirkan durian petruk - tetap dilanjutkan.Kali ini perjalanan ditemani Nur Mualief, pengusaha peralatan furniture, dan H Suyono Alwi, kepala Cabang Dinas Pertanian wilayah Pecangan, Jepara. Keduanya mania durian berat.

Alif - panggilan akrab Nur Mualief - kerap mencari informasi durian juara di Jepara, lalu berburu langsung ke pemiliknya. Buah itu tak dimakan sendiri, tapi dikirimkan ke segenap kerabat di Semarang dan Jakarta untuk menunjukkan durian jepara-lah yang paling enak. Pun Suyono, ia sering bergerilya mencari durian unggul dan mengirimkannya ke kabupaten untuk mengikuti lomba durian lokal yang setiap tahun digelar.

Dari pusat kota kami bergerak ke arah utara sejauh 6 km untuk menuju Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan. Ketika memasuki wilayah pedesaan, pohon durian tampak di kiri-kanan jalan dan di halaman rumah sederhana. Sebuah pemandangan kontras terlihat setelah perjalanan selama 10 menit.

Sebuah rumah mewah dua lantai terlihat menonjol di antara rumah-rumah sederhana. Di depan halaman patung 3 butir durian nan kokoh menyambut pelancong yang datang. Itulah kediaman Hj Gipah, penebas kondang di Jepara. Ia menguasai sekitar 300 pohon di 6 desa di sekitar Desa Kecapi.

Menurut Alif, minimal ada 6 durian andalan Hj Gipah, yakni gipah 01, gipah 02, gipah 03, pilah, karti, dan asnawi. Itu adalah durian jawara kontes se-Jepara yang dikirimkan Gipah sejak 1986 - 2005. Karti misalnya, meraih jawara 1 pada 2005. Gipah 03, ia pernah berjaya pada 1986. Trubus melihat, piagam pemenang masing-masing durian di tempel di dinding rumahnya. Ini untuk meningkatkan gengsi buah. Harganya pun terdongkrak, kata Gipah.

Segera saja 3 buah durian disodorkan. Gipah berwarna kuning mentega, berasa manis dan sedikit pahit. Bijinya berukuran sedang, tapi daging buah lumayan tebal. Pilah, legit dan lekat di tenggorokan. Kami sepakat yang paling istimewa justru yang terakhir, asnawi. Tebal, manis, dan legit. Satu juring paling berisi 2 pongge dengan biji amat kecil. Ukuran biji sebesar 1 buku kelingking orang dewasa.

Dari tempat Gipah, perburuan dilanjutkan menuju durian sumarni di Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan. Letaknya sekitar 13 km ke arah selatan dari pusat kota. Menurut Suyono, bila juara yang lahir setiap tahun diadu, maka besar kemungkinan sumarni yang menang. Teksturnya lembut dan tak berserat. Rasanya sangat khas, kombinasi manis, legit, dan pulen, kata Suyono. Lagi-lagi kami beruntung karena seorang pemanjat tetap bersedia mengambil buah walau angin kencang dan gerimis menghadang. Saat dibelah, kata-kata Suyono terbukti. Durian itu paling enak selama perburuan kami di Jepara. Durian di Pasar Ngabul - pasar durian di Jepara - pun tak ada yang mampu menandinginya."



Gb.3 Tugu durian yang menandai Pasar Ngabul

Sumber:
1. http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&artid=648
2. http://www.trubus-online.co.id/members/ma/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=6&artid=149
3. http://budiwiyono.com/2010/01/23/duren-petruk-asal-jepara-terenak-di-dunia/
4. http://gallery.ilovejepara.com/2009/11/tugu-durian-ngabul-jepara.html
5. http://edukasi.kompasiana.com/2010/01/03/musim-buah-durian/

Read More......

Travel to Jepara with Style: Stylish and Luxury Bus ( Part 4)

on Jumat, 19 Februari 2010


5. PO. Haryanto

Perusahaan otobus milik pensiunan muda Kopral Haryanto yang berhomebase di Tangerang ini memiliki satu ciri khas di tiap lambung armadanya, gambar Menara Kudus. Lambang yang menunjukkan darimana akar budaya yang membesarkan laki-laki kelahiran Kudus ini. Dalam setiap kesempatan pria yang kini berusia 46 tahun ini tidak segan untuk turun ke terminal untuk sekedar berbincang dengan customer ataupun dengan bawahan-bawahannya.


Pengusaha yang juga merajai angkutan kota di Tangerang dengan memiliki 150 unit angkot ini mulai mencoba peruntungannya di bisnis bus sesaat setelah dia mengajukan pensiun di kesatuan dimana dia berdinas, dalam usia 43 tahun pada 2002 lalu. Peruntungannya dimulai dengan mendirikan PO. Haryanto dengan trayek Cikarang-Cimone kelas non-AC. Sayangnya, bus jurusan ini sepi penumpang. Maka, ia mengalihkan ke bus eksekutif yang ber-AC dan membuat rute baru yang tujuannya tak jauh dari kampung halamannya, yaitu Jakarta-Kudus, Jakarta-Jepara, dan Jakarta-Pati. Demi menjaga kualitas, Haryanto mendidik sopir-sopirnya agar tidak ugal-ugalan dan diprotes penumpang.

Di garasinya kini sekitar 20 unit bus berjajar rapi. Adapun enam bus kelas ekonomi yang pertama ia beli dulu, dikandangkan terpisah dan tidak lagi ia lajukan di jalan raya. "Bus ekonomi nanti akan saya lepas Rp 200 juta per unitnya," kata Haryanto. Salah satu kunci suksesnya sebagai pemain baru di bisnis bus antarkota antarprovinsi ini adalah karena ia berani mematok tarif 20% lebih murah ketimbang perusahaan otobus lain.

Perusahaan yang lekat dengan dominasi warna biru ini diperkuat dengan jajaran bus-bus hasil gubahan karoseri ternama meliputi model Grand Aristo dan Avant Garde dari Karoseri New Armada, serta beberapa model dari Karoseri Adi Putro, Morodadi Prima, Tentrem, dan sebuah home industry di Pati.

Selain jalur-jalur di atas PO. Haryanto juga melayani trayek VIP Tuban-Lebak Bulus-Bitung dan Jakarta-Madura.



Sumber:
1. http://bocahblitar.multiply.com/journal/item/3/Kisah_Haryanto_merintis_perusahaan_angkutan_PO_Haryanto
2. http://duniabus.multiply.com/photos/album/112/Warna_Baru_PO_Haryanto
3. http://cintanismara.multiply.com/journal/item/66?mark_read=cintanismara:journal:66

Read More......

Travel to Jepara with Style: Stylish and Luxury Bus ( Part 3)

**
Perusahaan otobus yang didirikan oleh Bapak Yonatan Budianto di Kudus pada tahun 1968 dengan armada awal dua bus merk GAZ buatan Uni Soviet tahun 1965 (ex TNI AL) ini merupakan salah satu pemain gaek dalam dunia transportasi di Pulau Jawa.




Pada tahun 1969 ditambah 5 bus merk ZIEL buatan tahun 1962, yang merupakan bus ex TNI – AU, dan 1970 mulai dirakit bus dengan bodi dari kayu dengan basis rangka bermerk THAMES dari Inggris.

Tahun 1975 merupakan tahun diperkenalkannya besi baja untuk bodi bus di Indonesia, sehingga perusahaan mendatangkan bus dengan merk FORD dari Amerika, dengan karoseri bodi besi baja. Ketika perkembangan dunia otomotif mulai menunjukkan geliatnya di Indonesia, PO.NUSANTARA memperkenalkan kepada konsumennya bus Mercedes Benz dengan mesin depan pada Tahun 1977 (OF Series), dimana seri ini terus dipergunakan hingga tahun 1984, yang kemudian beralih menggunakan Mercedes Benz dengan mesin belakang (OH Series).


4. PO. Nusantara, The Way to Go

Selama kurun waktu tersebut, PO.NUSANTARA berkonsentrasi untuk menangani jalur pendek di Jawa Tengah, Semarang – Kudus – Lasem, hingga pada era tahun 1990 – an, perusahaan mulai mengembangkan operasinya untuk memulai melayani konsumen pada jalur jalur yang lebih jauh dengan memberikan pelayanan yang terbaik.

Seiring perkembangan mobilitas penduduk dan juga perkembangan perusahaan, PO.NUSANTARA kini melayani kota – kota besar di Pulau Jawa, seperti Semarang, Jogjakarta, Purwokerto, Tegal, Cirebon, Bandung, Jakarta, Bogor, Surabaya, Malang dan kota kota lainnya di Pulau Jawa.

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen, PO. NUSANTARA memperkuat jajaran armadanya dengan mendatangkan unit-unit chassis yang diimport langsung dari Eropa, seperti VOLVO dan SCANIA. Sedangkan sebagian besar karoserinya menggunakan karoseri AdiPutro yang sudah terkenal dalam kualitasnya.

PO.NUSANTARA adalah salah satu perusahaan transportasi di Indonesia yang sudah banyak mengoperasikan bus dengan merk SCANIA, sehingga mendapatkan pengakuan khusus dari perusahaan tersebut di Swedia.

Disamping SCANIA, PO Nusantara juga menggunakan merk Mercedes Benz, Hino, dan Volvo untuk melayani pelanggannya. PO.NUSANTARA juga menerapkan tekhnologi yang canggih untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para pelanggannya, seperti pemanfaatan tekhnologi Radio Komunikasi Dua Arah (Two Way Radio Transmission) dan Global Positioning System (GPS) untuk memberikan informasi yang akurat tentang posisi armada yang sedang beroperasi. Nusantara juga menggunakan ban tubless merk Bridgestone dan Michelin yang mana membuat rasa aman dan nyaman dalam perjalanan.



Sebagai kepedulian PO Nusantara untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan rasa aman bagi para pelanggannya, PO Nusantara juga mengasuransikan para pelanggan yang menggunakan jasa dan juga armada–armadanya kepada perusahaan penyedia jasa layanan asuransi baik nasional maupun internasional.

Disamping terpercaya untuk pelayanan penumpang pada jalur reguler. PO.NUSANTARA juga dipercaya oleh masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan untuk mengadakan perjalanan wisata.

Kini dengan armada - armada yang dimiliki dan didukung oleh sumber daya manusia yang berkompeten dan teknologi canggih yang dimiliki, PO.NUSANTARA terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat pengguna transportasi di Indonesia.

PENDUKUNG OPERASIONAL PERUSAHAAN

1. Armada – Armada
Saat ini kami telah dan sedang melengkapi jajaran armada–armada kami dengan beberapa armada kelas dunia, diantaranya Mercedes Benz dengan berbagai macam seri dan juga OH1525 Series (sebuah penciptaan terbaru dari Mercedes Benz, dengan teknologi terbaru yang hadir dari merk yang telah mendunia), SCANIA K 124 I B / 360 HP (tenaga mesin yang dimilikinya dan didukung dengan kenyamanan suspensinya yang baik, membuat unit yang kami impor dari Swedia ini sangat sesuai untuk perjalanan jauh anda), HINO RG 1 JSKA (pengalamannya sebagai salah satu pabrikan otomotif besar, dan telah terkenal akan ketangguhan mesinnya, menjadikan kami memilihnya untuk memperkuat jajaran armada kami), dan VOLVO B7R dan B12M (dengan posisi mesin yang berada di tengah, dimana kami menjadi satu–satunya perusahaan di Indonesia yang memilikinya, membuat kami berencana untuk menjadikannya sebagai mobile home yang nyaman dan aman). Semua armada–armada kami hanya kami percayakan kepada industri perakitan kendaraan bermotor atau karoseri yang telah benar–benar mendapat pengakuan dari dunia transportasi di Indonesia dan dengan menggunakan perlengkapan–perlengkapan yang benar–benar memiliki kualitas yang unggul di kelasnya.

2. Pelayanan
Kami berikan pilihan kepada anda untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan armada–armada kami.
Armada–armada kami hadir dengan pilihan konfigurasi tempat duduk mulai 21 penumpang hingga 59 penumpang, kesemuanya hadir dengan kenyamanan tersendiri yang kami desain khusus untuk perjalanan anda.
Disamping itu, kami juga melengkapi armada kami dengan pendingin udara, yang akan membuat anda merasa nyaman selama dalam perjalanan.
Tak lupa untuk perjalanan jauh anda, kami lengkapi armada kami dengan system audio visual, bantal, selimut, dan kamar kecil, untuk membuat perjalanan anda kian nyaman. Sebagai bagian dari komitmen kami yang tulus untuk anda, kami persembahkan itu semua, hanya bagi anda, masyarakat pengguna transportasi darat yang mendambakan keamanan dan kenyamanan dalam berpergian.

3. Perawatan
Dengan pengalaman operasional yang hampir mencapai 40 tahun, kami terus tanpa henti melengkapi sumber daya manusia kami yang bertanggung jawab terhadap perawatan semua armada yang ada, guna mendukung kelancaran perjalanan para pelanggan kami.
Kami juga bekerjasama dengan pihak Agen Tunggal Pemegang Merk dan juga pabrikan yang ada, baik di dalam maupun luar negeri, untuk bertukar informasi dan teknologi, guna mendukung perawatan dan perbaikan armada–armada yang kami miliki.
Di samping itu, dengan luas lahan untuk perawatan dan pool yang lebih dari 20.000 meter persegi, yang dilengkapi dengan perawatan mesin, bodi, interior, dan jalur uji coba kendaraan, kian mendukung kami untuk mempersiapkan kelancaran jalannya operasional semua armada yang kami miliki. Semua armada kami telah memiliki jadwal perawatan masing-masing berdasarkan jarak tempuh ataupun usia pemakaian yang di standarisasi oleh ATPM atau Pabrikan Kendaraan seperti Mercedes Benz, Scania , Volvo dan Hino yang memiliki standar berbeda mengenai perawatan. Diharapkan dengan terjadwalnya perawatan berkala dapat memperkecil gangguan dan hambatan yang bisa timbul kapan saja dan dimana saja dalam perjalanan. Kami sadar sepenuhnya bahwa keselamatan penumpang kami adalah nomor satu dan di atas segala-galanya, oleh sebab itu kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah hal-hal yang dapat timbul karena kurangnya perawatan kendaraan-kendaraan kami.


PEMANFAATAN TEKNOLOGI

a. Tachograph
Beberapa armada kami telah dilengkapi dengan Tachograph, guna memantau kinerja pengemudi dan armada dalam kegiatan operasionalnya. Alat ini membantu kami untuk benar–benar memahami perilaku pengemudi dalam mengemudikan armadanya, apakah telah sesuai dengan yang kami harapkan.

b. Radio Komunikasi Dua Arah ( Two Way Radio System )
Sejak era tahun 80 an, kami sudah menggunakan Radio Komunikasi Dua Arah antar armada dan kantor operasional kami, untuk saling memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masing–masing pihak, dan juga untuk memudahkan dalam pemesanan tiket bagi para pelanggan kami.

c. Global Positioning System
Seiring perkembangan teknologi dunia, saat ini kami juga telah melengkapi armada kami dengan Global Positioning System (GPS) yang menggunakan sarana satelit, guna memantau posisi dari armada kami secara tepat kapanpun diinginkan. Peralatan GPS ini mendapat dukungan dari SoloSystem yang mana perusahaan mereka telah berpengalaman dalam pengadaan alat-alat GPS. Alat ini juga sangat membantu kami dalam mengetahui kecepatan dan posisi kendaraan yang tepat dan akurat bilamana dibutuhkan.


website : www.nu3tara.com
SMS Center : 081-NU3NTARA

Kantor :
Getas Pejaten No. 4
Kudus, Jawa Tengah
Phone : (0291) 438 635
Fax : (0291) 433 133
e-mail : cs@nu3tara.com

Pool :
Jalan Raya Kudus-Demak KM 5
Karanganyar
Phone : (0291) 435 406
Fax : (0291) 446 407
e-mail : pool@nu3tara.com

Symphonie :
Jalan Daan Mogot No.3P/ ruko sebelah pom bensin
Phone : (021) 5694 0652
Fax : (021)5694 0653
e-mail : symphonie@nu3tara.com


Dari area Jabodetabek ke Jepara

Terminal Lebak Bulus Loket 50 :
Terminal Bus Pulogadung Loket 74 :
Terminal Rawamangun Loket 14 :
Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 39 : (021) 470 6213


Dari Jepara ke area Jabodetabek


Terminal Jepara Loket 1 :
Terminal Bangsri :

Read More......

Travel to Jepara with Style: Stylish and Luxury Bus ( Part 2)

"Neng Shanti mau kemana?" "Ke Bumi Kartini mas"...ckckck..molek nian dirimu...
and then the show must go on with the smooth suspension on the road and full audio-visual entertainment...goyang pesisir...wkwkwkwk...

3. PO. Shantika, Memberikan Pelayanan Yang Terbaik Untuk Anda




This bus have unlimited speed! begitu kira-kira tulisan yang tertempel di bodi belakang xbc 1518 punya Shantika. Dengan supir-supir yang berpengalaman mengarungi ganasnya medan Pantura bertahun-tahun lamanya, diantaranya jebolan Nusantara dan Gajah Asri Raya, patron jawa "alon-alon asal kelakon (pelan-pelan asal sampai)" digantikan dengan patron baru yang lebih enerjik "penting cepet penting selamet".

Admin blogspot PO. Shantika (po-shantika.blogspot.com) dalam tulisannya menyatakan bahwa "Semua bus kami adalah bus kelas executif, dengan ac, toilet dan tv lcd (mantep tenan rek...LCD TV 10 inch tiap 2 baris bangku di kanan kiri kalau tidak salah -red). Kami tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi pelayanan dan kenyamanan selama di perjalanan adalah prioritas kami. Karena semua bus dilengkapi dengan sistem suspensi, jadi semua getaran ban cuma terasa 0,1%, system rem angin dan segala kenyamanannya."



Dari Jabodetabek ke Jepara


Cikarang :
Rawamangn :
Pulogadung :
Bintaro :
Cibinong :
Pasar Induk Kramat Jati :
Poris :
Kalideres :
Bitung :
Grogol :
Mangga Besar :
Ciledug :

Dari Demak, Semarang, Pati ke Jabodetabek


Pecinan Demak :
Jalan Siliwangi Semarang :
Terminal Demak :
Buyaran :
Gajah :
Kudus :
Cluwak (Pati) :
Ngablak (Pati) :
Tayu (Pati) :
Pakis (Pati)
Ngemplak RSI :
Wedari :
Terminal Pati :

Dari Jepara ke Jabodetabek


Terminal Pecangaan :
Pertigaan Jetak :
Tunggul :
Depan Pasar Mayong :
Terminal Welahan :
Pasar Tanggulasi :
Terminal Kelet :
Kelet Pasar :
Keling Perhutani :
Terminal Sambung Oyot :
Sebagor :
Terminal Bangsri :
Pasar Krasak :
Mlonggo :
Terminal Jepara :
Tahunan Box Ijo :

Dari Bandung ke Jepara


Bandung Tegal Lega :
Cp. Bandung (Robet) :
Cimahi :
Cimindi :
Pajajaran :
Cicaheum :
Cileunyi :
Dago :
Kebon Jati :
Cp. Sudarso :

Read More......

Travel to Jepara with Style: Stylish and Luxury Bus (Part 1)

Berbicara tentang sebuah destinasi wisata tak lepas dari sarana transportasi untuk mencapainya. Kenyamanan dalam perjalanan menuju lokasi wisata adalah sebuah kunci untuk dapat merasakan kenikmatan berwisata. Tanpa perjalanan yang nyaman tubuh dan pikiran kita akan terkuras habis merasakan kepenatan dan ketidaknyamanan dalam moda transportasi yang membawa kita dari tempat awal menuju ke lokasi wisata yang kita tuju. Untuk tahap awal ini kita akan membicarakan moda transportasi bus malam dan pagi patas reguler yang dapat membawa anda dari ibu kota Jakarta, Bekasi, Tangerang, Cikarang, ataupun Bandung menuju Jepara.



Dari Jakarta, Jepara dapat dicapai melalui beberapa gerbang terminal yaitu Terminal Lebak Bulus (area Jakarta Selatan), Terminal Pulogadung (area Jakarta Timur), Terminal Rawamangun (area Jakarta Timur dan Jakarta Pusat), Terminal Kampung Rambutan (area Jakarta Timur), Terminal Kalideres (area Jakarta Barat), dan Terminal Grogol (area Jakarta Barat). Untuk area Tangerang dapat melalui Terminal Poris Plawad atau ke Terminal Kalideres.

Armada-armada bus elegan dengan pilihan kualitas kelas kenyamanan yang meliputi eksekutif, super eksekutif, ataupun VIP (tergantung ketersediaan pada masing-masing perusahaan otobus -red) siap mengantar anda menyongsong pengalaman wisata tak terlupakan. Terdapat begitu banyak pilihan armada yang akan mengantar anda menuju Bumi Kartini dengan pesona wisata alam, budaya, dan keramahan penduduknya. Anda dapat memilih untuk menikmati perjalanan anda bersama PO. Muji Jaya, Po. Bejeu, PO. Shantika, PO. Nusantara, PO. Haryanto, PO. Bandung Express, ataupun PO. Senja Furnindo untuk mengantar anda sampai ke tujuan.

1. PO. Muji Jaya, the Five Star Bus


website : www.mujijaya.com

Dari area Jabodetabek ke Jepara

Terminal Lebak Bulus : 08159562473 / 0818676351
Terminal Kalideres : 0817 6718 528
Terminal Grogol : (021)68541484 / 081586216878
Terminal Pulogadung :
Terminal Rawamangun :
Terminal Ciledug :
Terminal Cimone :

Dari Jepara ke area Jabodetabek

Perwakilan Terminal Jepara :
Agen Kelet :
Agen Sambung Oyot :
Agen Bangsri :
Agen Pecangaan :
Agen Gotri :
Agen Welahan :
Agen Mayong :
Agen Jetak :
Perwakilan Kudus :

2. PO. Bejeu, Black Bus Community


website : www.bejeu.com

Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PO Bejeu melayani rute Jepara-Kudus-Semarang-Jakarta Pulogadung PP (Pergi Pulang).
Berangkat setiap hari pukul 15.00 dari Jepara dan dari Jakarta pukul 06.00.

Bus AKAP PO Bejeu dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan perjalanan anda :

* Air Conditioned Service
* Reclining Seat 2-2
* Bantal & selimut
* TV/LCD, VCD/DVD,TAPE
* Toilet & Smoking Area
* Snack & prasmanan

Dari area Jabodetabek ke Jepara

Terminal Pulogadung : 0888 868 8298 / 0813 8858 8045

Dari Jepara ke area Jabodetabek

Kantor Pusat Jalan Kopral Sapari, Jepara Kota : (0291) 592 271, 339 5543
Perwakilan Terminal Jepara : 0813 2655 1645
Agen Kelet : 0852 9039 8419
Agen Sambung Oyot : (0291) 579 373
Agen Bangsri : 0813 2593 7900
Agen Pecangaan : 0852 9055 9816
Agen Gotri : (0291) 336 6980
Agen Welahan : (0291) 337 2107
Agen Mayong : (0291) 336 3131
Agen Jetak : 0856 4064 2164
Perwakilan Kudus : 0815 7511 8460


Berikut ini adalah beberapa tanggapan dari rekan busmania mengenai PO. Bejeu:

ALMADINA :
"Bis yang selalu datang paling awal di Pulogadung.."

i chan :
"tgl 30-12-09 gw bawa mobil avanza dari jakarta ke smarang, ktmu bejeu ini didaerah indramayu, gw kuntit dg jarak yg konstan, trnyata kcepatan rata2nya 100 km/jam!
Bgitu nyampe tol Cirebon, ilang tuh bus saking kencengnya.. Avanza gw ga bs ngejar krna gw bawa penumpang penuh wktu itu..
Gilee.. Meski pke 1521, tapi larinya joss!


Bocah Talun:
"Pernah buntutin Bejeu yg pake Baju Adiputro Setra MB 1521 d pantura. Ane naik SSM yg kalo d liat sama spek'na bis'na...!! kalo d hitung, rata2 kecepatan si Bejeu d Pantura antara 90 km/jam- 100 km/jam.... Kenek bis yg sya naik aj bilang 'itu bis paling susah d buntutin..."

ajuy49:
"beh jagoan neh bejeu , ckckckck..."

gw sendiri:
"paling demen duduk di belakang pak sopir, yang mengemudikan kuda jalanan pantura-nya...delman istimewa pokoknya...tapi sayang cuman baru ada dari pulogadung...terakhir naik pas masih kuliah di STAN...kapan yah trayek rawamangun-jepara buka?" T.T

Read More......

Mengenal Bendungan, Bendung, dan Waduk (Bagian II)

on Senin, 08 Februari 2010


Gb. 1 Nurek Rogun Dam, Tajikistan

Jenis-Jenis Bendungan

Terbentuknya bendungan dapat disebabkan karena perantara manusia, sebab-sebab alami, atau bahkan oleh campur tangan kehidupan liar seperti berang-berang. Bendungan buatan manusia secara umum penggolongannya didasarkan pada ukuran mereka (ketinggian), penggunaan dimaksud, ataupun struktur.


Jenis Bendungan Berdasarkan Ukuran

Standar internasional mendefinisikan bendungan besar adalah bendungan yang memiliki ketinggian lebih dari 15-20 meter, sedangkan bendungan utama memiliki ketinggian lebih dari 150-250 meter. Bendungan tertinggi di dunia adalah Bendungan Nurek Rogun di Tajikistan dengan ketinggian 317 meter.

Tujuan dari pembangunan bendungan dimaksud mencakup penyediaan air untuk irigasi pertanian ataupun pasokan air untuk kebutuhan kota, meningkatkan kualitas navigasi, menciptakan penampungan air untuk memasok kebutuhan air bagi industri, menghasilkan listrik tenaga air, menciptakan are rekreasi, wilayah bagi perikanan, habitat untuk ikan dan binatang liar, menahan aliran air di musim hujan untuk mengurangi risiko banjir di hilir, ataupun untuk mencegah aliran limbah dari pabrik ataupun pertambangan untuk mengalir ke sungai.

Beberapa bendungan dapat juga berfungsi sebagai jembatan bagi pejalan kaki ataupun kendaraan di seberang sungai. Ketika penggunaan bendungan dikombinasikan dengan sumber tenaga yang sifatnya sebentar-sebentar (intermittent power source)seperti angin atau matahari, waduk dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan air terpompa untuk memfasilitasi pengurangan beban dasar dari jaringan tenaga listrik. Beberapa bendungan melayani semua tujuan ini tetapi beberapa bendungan serbaguna melayani lebih dari satu tujuan.

Sebuah bendungan pelana (saddle dam) adalah bendungan pembantu yang dibangun untuk membatasi waduk (kolam penampungan) yang diciptakan oleh bendungan utama baik untuk memungkinkan ketinggian air yang lebih tinggi ataupun kapasitas penyimpanan, atau untuk membatasi luasan penampungan untuk meningkatkan efisiensi. Sebuah bendungan bantu dibangun di tempat yang lebih rendah atau posisi pelana dimana dimana reservoir tersebut tidak akan melarikan diri.

Pada suatu peristiwa, sebuah reservoir dikandung oleh satu struktur serupa biasa disebut tanggul untuk mencegah penggenangan daratan terdekat. Tanggul biasanya dipakai untuk reklamasi daratan yang cocok untuk bertanam dari suatu danau yang dangkal. Ini adalah serupa dengan suatu bendungan (levee), yaitu satu tembok atau tanggul yang dibangun sepanjang suatu sungai atau aliran untuk melindungi daratan yang berdekatan dari banjir.

Suatu bendungan luapan didesain terletak di atas tingkat aliran air. Salah satu jenis bendungan ini di dunia barat adalah yang dinamakan weir (dibaca:/ˈwɪər/). Weir adalah sejenis bendungan luapan kecil yang sering dipakai pada suatu alur sungai untuk menciptakan suatu danau pengurung (impoundment lake)untuk kegunaan abstraksi air dan juga dapat dipergunakan untuk pengukuran aliran. Selain hal tersebut weir juga terhubung dengan pengunci-pengunci yang memungkinkan suatu sungai dapat dilayari dan menyediakan aliran yang tetap untuk pelayaran. Dalam hal ini, weir dibuat lebih panjang dari lebar sungai itu sendiri dengan mengambil bentuk setengah lingkaran ataupun "U" ataupun menariknya secara diagonal dibandingkan bila hanya mengambil jarak pendek dari bentuk tegak lurus lebaran sungai. Karena weir merupakan bagian dimana air sungai meluapinya, maka bentuk weir yang memanjang menjadikannya mampu menampung lebih banyak air dengan sedikit peningkatan dalam kedalaman luapan. Hal ini dilakukan untuk memperkecil fluktuasi pada kedalaman hulu sungai dengan perubahan-perubahan di tingkat aliran sungai.


Gb.2 Brownsville Weir, Texas
sumber: ourlatinamerica.blogspot.com


Gb.3 Bath's Avon Weir
sumber:http://moblog.net/view/343019/baths-avon-weir


Jenis bendungan selanjutnya adalah bendungan pengecek (check dam). Sebuah check dam adalah bendungan kecil yang didesain untuk mengurangi percepatan aliran sungai dan mengontrol laju erosi tanah. Dan sebaliknya, bendungan sayap (wing dam) adalah satu struktur yang hanya sebagian membatasi satu terusan, yang menciptakan alur yang lebih cepat yang melawan akumulasi sedimen yang terbawa aliran sungai.


Gb.4 Konstruksi Check Dam
sumber: www.alawaicanalproject.net/concepts.htm


Gb.5 Dickerson Wing Dam
sumber: http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Dickerson_Wing_Dam.jpg

Kemudian terdapat pula yang dinamakan bendungan kering (dry dam). Dry dam adalah bangunan bendung yang dibangun untuk mengontrol banjir. Biasanya tidak mengandung turbin ataupun pintu air, dan ditujukan untuk membiarkan saluran (sungai dan sebagainya) untuk mengalir dengan bebas selama kondisi normal. Pada periode dengan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan banjir, bendung ini menahan kelebihan air dan mengalirkannya secara terkontrol.


Gb.6 Luhun Reservoir, Heinan, China
sumber: http://english.cri.cn/6909/2009/02/11/45s452703.htm



Sumber:
1. http://en.wikipedia.org/wiki/Dam
2. http://www.beaudaniels-illustration.com/technical-drawing-site-2/infographic.html
3. http://www.alawaicanalproject.net/location.htm
4. http://unesco.uiah.fi/water/material/04_water_use_html
5. http://en.wikipedia.org/wiki/Weir

Read More......

Mengenal Bendungan, Bendung, dan Waduk (Bagian I)

on Minggu, 07 Februari 2010


Gb.1 Three Gorges Dam, China

BENDUNGAN


Pengertian Bendungan
Dalam wikipedia disebutkan pengertian bendungan atau dam sebagai konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.



Sejarah Bendungan

Kata bendungan (dam) dapat ditelusuri kembali ke Inggris dan Belanda di abad pertengahan, seperti terlihat pada nama-nama dari banyak kota tua di sana. Pembangunan bendungan paling awal terjadi di Mesopotamia dan Timur Tengah. Bendungan di Mesopotamia digunakan untuk mengontrol tingkat air dikarenakan pengaruh cuaca di sekitar sungai Eufrat dan Tigris yang bisa sangat tidak terduga.

Bendungan yang pertama kali dikenal terletak di Jawa, Yordania, 100 km timur laut dari ibukota Amman. Bendungan gravitasi berupa dinding batu dengan ketinggian 9 meter dan lebar 1 meter, yang didukung benteng tanah setebal 50 meter ini diperkirakan dibangun pada tahun 3000 SM. Sementara bendungan mesir kuno Sadd Al-Kafara yang terletak di Wadi Al-Garawi, terletak sekitar 25 kilometer sebelah selatan Kairo, memiliki panjang 102 meter di dasar bendungan dan lebar 87 meter. Struktur bendungan ini dibangun sekitar tahun 2800 atau 2600 SM sebagai bendungan pengalih untuk mengendalikan banjir, tapi dihancurkan oleh hujan lebat selama konstruksi atau segera sesudahnya.

Bangsa Romawi juga pembangun bendungan besar, dengan banyak contoh seperti tiga Bendungan Subiaco di Sungai Anio di Italia. Banyak bendungan-bendungan besar juga masih bertahan di daerah Mérida di Spanyol.


Gb. 2 Hoover Dam, a concrete arch-gravity dam in Black Canyon of the Colorado River. Lake Mead in the background is impounded by the dam.

Bendungan tertua di dunia yang masih berdiri dan bertahan diyakini adalah Quatinah Barrage di Suriah modern. Bendungan ini diasumsikan dibangun pada masa pemerintahan Firaun Mesir Sethi (1319-1304 SM), dan diperbesar di masa Romawi dan antara 1934-38. Bendungan ini sekarang masih memasok kebutuhan air untuk Kota Homs.

Elfatun Pinar adalah bendungan dan kuil musim semi orang Hittite, dekat kota Konya, Turki. Diperkirakan dibangun pada masa Kekaisaran Hittite antara abad ke 15 sampai 13 SM. Sedangkan Bendungan Kallanai adalah bendungan batu unhewn yang memiliki panjang lebih dari 300 meter, dengan ketinggian 4,5 meter dan lebar 20 meter (60 kaki)yang terletak di seberang arus utama dari Sungai Kaveri di India. Struktur utama Kallanai diperkirakan dibangun pada abad 2 Masehi. Tujuan pembangunan bendungan ini adalah untuk mengalihkan air dari Kaveri melalui daerah delta sungai yang subur dengan menggunakan kanal-kanal.

Du Jiang Yan adalah sistem irigasi tertua di Cina yang mencakup sebuah bendungan yang mengarahkan aliran air. Bendungan ini selesai dibangun pada tahun 251 SM. Sebuah bendungan tanah besar yang dibangun Perdana Menteri Sunshu Ao dari Negeri Chu, membanjiri lembah di zaman modern di provinsi Anhui Utara yang menciptakan bendungan irigasi yang sangat besar (62 mil di lingkar), sebuah bendungan yang masih ada sampai hari ini.

Di Iran, bendungan jembatan yang digunakan untuk menyediakan tenaga air melalui roda air, yang sering ditenagai mekanisme penggalangan air. Bendungan yang pertama dibangun di Kota Dezful, yang dapat meningkatkan 50 hasta air untuk pasokan air untuk semua rumah di kota. Dikenal pula bendungan pengalih. Sementara bendungan penggilingan yang diperkenalkan insinyur Muslim disebut Pul-i-Bulaiti. Yang pertama dibangun di Shustar di Sungai Karun, Iran, dan banyak di antaranya kemudian dibangun di bagian lain dunia Islam. Air dialirkan dari balik bendungan melalui pipa besar untuk menggerakkan roda air dan penggilingan air. Pada abad ke-10 Al Muqaddasi menjelaskan beberapa bendungan di Persia. Dia melaporkan bahwa satu di Ahwaz lebih dari 3.000 meter panjangnya, dan keduanya memiliki banyak roda-roda air untuk menaikkan air ke aluran air yang mengalir melalui reservoir ke kota. Satu lagi, bendungan Band-i-Amir, menyediakan pengairan untuk 300 desa.

Di Belanda, sebuah negara dataran rendah, bendungan sering diterapkan untuk memblokir sungai untuk mengatur tingkat air dan untuk mencegah air laut memasuki tanah rawa. Bendungan-bendungan tersebut sering menandai awal dari sebuah kota karena mudah menyeberangi sungai di tempat seperti itu, dan sering memunculkan nama masing-masing tempat dalam bahasa Belanda. Misalnya ibukota Belanda Amsterdam (nama lama Amstelredam) dimulai dengan sebuah bendungan di sungai Amstel pada akhir abad ke-12, dan Rotterdam dimulai dengan sebuah bendungan di sungai Rotte, anak sungai kecil dari Nieuwe Maas. Alun-alun di Amsterdam, yang meliputi lokasi asli bendungan berusia 800 tahun, masih membawa nama Dam Square atau sekadar bendungan.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Bendungan
http://en.wikipedia.org/wiki/Dam

Read More......

Wisata Alam: Pantai Kartini

on Jumat, 05 Februari 2010



Obyek Wisata Pantai Kartini terletak 2,5 km ke arah barat dari Pendopo Kabupaten Jepara. Obyek wisata ini berada di kelurahan Bulu kecamatan Jepara dan merupakan obyek wisata alam yang menjadi dambaan wisatawan.


Berbagai sarana pendukung seperti dermaga, sebagian aquarium Kura-kura, motel, permainan anak-anak (komedi putar, mandi bola, perahu arus), dan lain-lain telah tersedia untuk para pengunjung. Suasana di sekitar pantai yang cukup sejuk memang memberikan kesan tersendiri buat pengunjung, sehingga tempat ini sangat cocok untuk rekreasi keluarga atau acara santai lainnya.

Ditempat ini pula para pengunjung dapat melepaskan lelah dengan duduk-duduk di bawah gazebo sambil menghirup udara segar bersama terpaan angin laut. Terdapat pula deretan toko souvenir kerajinan laut yang dapat dijadikan buah tangan para wisatawan.



Kawasan dengan luas lahan 3,5 ha ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Sekarang juga sudah tersedia sarana transportasi ke Karimunjawa dari dermaga Pantai Kartini yaitu KMP. MURIA (waktu tempuh 6 jam) dan Kapal Cepat KARTINI I (waktu tempuh 2,5 jam).

Selain itu Pantai Kartini tidak bisa lepas dari suatu event tradisional yang disebut “LOMBAN”. Event ini merupakan event budaya milik masyarakat Kabupaten Jepara yang berlangsung selama 1 hari tepatnya pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Sebetulnya nama obyek wisata Pantai Kartini lebih dikenal dengan sebutan “PEMANDIAN” pikiran mereka langsung tertuju pada satu maksud yaitu Pantai Kartini, bukan obyek wisata yang lain. Istilah “PEMANDIAN” berasal dari kata “MANDI” yang mengandung pengertian “tempat untuk mandi”.



Pemakaian kata tersebut kiranya pantas, karena di kawasan obyek wisata Pantai Kartini terdapat sebuah tempat khusus untuk mandi bagi pengunjung pada saat sedang berkunjung. Tempat tersebut memang cocok untuk mandi karena airnya sangat jernih dan lokasi pantainya bersih juga letaknya agak jauh dari keramaian pengunjung.

Letak tempat tersebut tepatnya berada di bagian pantai yang paling barat dan oleh masyarakat dikenal dengan sebutan “PONCOL”. Biasanya para pengunjung melakukan mandi di tempat ini pada waktu fajar dan sore menjelang senja sekaligus menyaksikan keindahan sunset. Sampai sekarang lokasi ini masih tetap digunakan untuk mandi para penderita sakit kulit gatal-gatal, & rematik dengan harapan sakitnya segera sembuh.

Sementara itu diriwayatkan bahwa komplek Pantai Kartini dulu merupakan sebuah pulau yang banyak ditumbuhi rerimbunan tanaman kelor, sehingga pulau tersebut terkenal dengan sebutan Pulau KELOR. Saat itu pulau Kelor masih terpisah dengan daratan di Jepara.

Oleh karena proses sedimentas, maka lama kelamaan antara pulau-pulau tersebut bersatu. Pulau Kelor dulu didiami oleh seorang Melayu bernama Encik Lanang atas jasanya dalam membantu Belanda dalam perang Bali.

Di komplek Pantai Kartini pula sekaligus tempat pemakaman Encik Lanang dan sampai sekarang makam tersebut selalu diziarahi oleh para nelayan sebelum pesta lomban berlangsung.



Selain itu Pantai Kartini juga merupakan bukti sejarah yang tidak akan lepas/sirna dari kehidupan pribadi tokoh emansipasi wanits RA Kartini. Pantai yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah kediaman (Pendopo Kabupaten) dimana beliau dibesarkan ini memang dulu menjadi daerah tujuan wisata bagi keluarga/kerabat Kabupaten untuk beristirahat dan melepas lelah.

Di pantai ini pula RA Kartini pada masa kecilnya sering bermain-main dan bercanda ria bersama-sama saudaranya. Akhirnya sebagai ungkapan penghargaan dan untuk mengingat kebesaran perjuangan RA Kartini maka pantai tersebut dinamakan “PANTAI KARTINI”.

HARGA FASILITAS PANTAI KARTINI:
1. Tiket masuk:
Senin – Jum’at : Rp 2000,-
Hari libur: Rp 2.500,-
2. Permainan
Komedi Putar, Kereta mini, Perahu Arus, Mandi bola : + Rp 3.000

Sumber:
http://www.ticjepara.com/2008/12/pantai-kartini.html

Read More......

Wisata Alam: Pantai Bondo

**
Berlokasi di Desa Bondo Kecamatan Bangsri + 17 km. dari pusat kota. Pantai sepanjang + 2 km berpasir putih dan di sekitar pantai banyak pohon peneduh yang didominasi jenis pandan.



Pada saat musim barat ombaknya cukup besar, namun setelah itu airnya tenang dan jernih. Didukung lautnya yang dangkal, lokasi ini sangat baik untuk mandi laut. Apalagi sekarang sudah ada inisiatif masyarakat untuk menyediakan shower room (tempat bilas) dan ban untuk disewakan.



Dari pantai ini dapat terlihat jelas PLTU Tanjung Jati B yang begitu megah. Di sebelah utara PLTU terdapat karang dalam seluas ratusan km2 dengan kedalaman 35 m – 50 m dengan bermacam jenis ikan sangat pas untuk yang hobi memancing.

Read More......

Wisata Alam: Pantai Bandengan

Pantai Tirto Samudro atau yang dikenal oleh masyarakat umum dengan sebutan Pantai Bandengan terletak 7 km sebelah utara dari pusat kota. Pantai yang airnya jernih dan berpasir putih ini sangat cocok untuk lokasi mandi . tak jarang para wisatawan yang datang ke obyek ini sengaja melakukan mandi laut. Umumnya mereka anak-anak, remaja dan para wisatawan manca Negara. Biasanya saat yang paling disukai adalah pada waktu pagi hari dan di saat sore menjelang senja dimana akan tampak panorama sunset yang memukau.




Di lokasi ini pula kita dapat bersantai ria dan duduk duduk di atas shelter sambil menikmati semilir angin pantai serta udara yang masih alami (tanpa polusi). Kawasan obyek wisata yang lahannya cukup luas dan sebagian besar ditumbuhi rerimbunan pohon-pohon pandan ini memang cocok untuk kegiatan remaja seperti kemah, volley pantai, sepeda santai atau kegiatan-kegiatan serupa. Selain itu pula di dalam area obyek wisata ini sering digunakan ajang permainan moto cross dan pertunjukan festifal layang-layang baik regional, nasional maupun internasional. Obyek wisata ini dapat di jangkau dengan mudah oleh kendaraaan umum, sebab sudah tersedia prasarana jalan yang sudah beraspal dan sudah ada angkutan kota yang langsung menuju lokasi obyek wisata tersebut. Sedangkan makanan khas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung di obyek wisata tersebut yaitu kerang rebus, rajungan, ikan bakar serta pindang srani.

Menurut catatan sejarah, pantai Bandengan ternyata masih terkait erat dengan kehidupan Pahlawan Nasional yang juga tokoh emansipasi wanita yaitu RA Kartini pantai tersebut merupakan tempat yang menarik yang menjadi kenangan manis buat putra putri Bupati Jepara ini. Gadis yang lincah dengan pangilan TRINIL ini semasa kecilnya sering sekali berwisata ke pantai ini bersama Bangsawan Hindia Belanda yaitu Ny. Ovink Soer (Isteri asisten residen) bersama suaminya, pada saat liburan pertama menjelang kenaikan kelas mengajak RA Kartini beserta adik-adiknya Roekmini dan Kardinah untuk menikmati keindahan pantai tersebut. Kartini dan kedua adiknya mengikuti Ny. Ovink Soer mencari kerang sambil berkejaran menghindari ombak yang menggapai kaki mereka. Kepada Kartini ditanyakan apa nama pantai tersebut. Di jawab dengan singkat “Pantai Bandengan” kemudian Ny. Ovink Soer mengatakan di Holland pun ada pantai yang hampir sama dengan Pantai Bandengan, hanya ada sedikit perbedaan bahwa airnya dingin namanya SCHEVENINGEN. Secara spontan Kartini menyela “…..kalau begitu kita sebut saja Pantai Bandengan ini dengan “KLEIN SCHEVENINGEN”.



Berawal dari hal di atas, maka sampai sekarang Pantai Bandengan terkenal dengan sebutan KLEIN SCHEVENINGEN (bahasa Belanda : KLEIN berarti pantai dan SCHEVENINGEN yaitu nama pantai di negeri Belanda).
Selain Pantai Bandengan merupakan tempat yang pernah mengukir sejarah perjalanan cita-cita RA Kartini. Di pantai itulah RA Kartini dan Mr. Abendanon mengadakan pembicaraan empat mata yang berhubungan dengan permohonannya untuk belajar ke negeri Belanda, meskipun ahirnya secara resmi permohonannya kepada pemerintah Hindia Belanda ditarik kembali dan biaya yang sudah disediakan buat RA Kartini diberikan kepada pemuda berasal dari Sumatera yaitu Agus Salim (KH. Agus Salim alm.).

Sementara itu dikisahkan bahwa obyek wisata Pantai Bandengan masih ada keterkaitanya dengan legenda asal usul Karimunjawa. Dalam legenda itu disebutkan bahwa karena terdorong rasa prihatin akan perilaku anaknya yang nakal/bandel, maka Sunan Muria memerintahkan puteranya yaitu Amir Hasan pergi ke utara menuju sebuah pulau yang nampak “kremun-kremun” dari puncak Gunung Muria. Kepergian ini dengan tujuan untuk memperdalam sekaligus mengembangkan ilmu agama. Kelak pulau yang dituju itu dinamakan Pulau Karimunjawa. Dalam perjalanan itu sampailah mereka di pantai yang banyak terdapat paya-paya dan ikan banding. Sampai sekarang tempat ini dinamakan Desa Bandengan dan pantai yang terletak di desa itu disebut pula Pantai Bandengan.

Sumber:
http://www.ticjepara.com/2008/12/pantai-tirto-samudro-atau-yang-dikenal.html

Read More......

Wisata Alam: Gua Manik

Berada di desa Sumanding kecamatan Keling kabupaten Jepara. Gua ini kurang lebih 5km berada berdekatan dengan Air Terjun Songgolangit. Untuk menempuh daerah tersebut harus berhati-hati karena jalan yang akan ditempuh sangat licin,curam dan terjal.



Dilokasi tersebut terdapat 2 buah gua yang berdekatan. Namun yang satu berada di bawah tepat di pancuran air. Konon gua tersebut digunakan oleh Begawan Manikyoso Namun sekarang banyak digunakan oleh orang-orang untuk bertapa agar keingginannya dapat tercapai.

Sumber:
http://www.ticjepara.com/2008/12/gua.html

Read More......

Wisata Alam: Gua Tritip

Terletak di desa Jung Watu, Kecamatan Keling atau 45 Km sebelah utara kota jepara berdekatan dengan benteng portugis.



Pada zaman dahulu gua tritip digunakan oleh Mbah Joyo Kusumo untuk bertapa yang kemudian sekarang banyak diartikan orang sebagai tempat petilasannya. Tiap malam jum’at diberi sesajen berupa wedang gula dan wedang kopi. Namun pada malam jum’at wage sajian itu ditambah dengan kelapa muda dan bubur merah putih.



Di sekitar daerah tersebut terdapat perahu kayu. Perahu tersebut konon katanya menjadi tempat pertapaan Mbah Joyo Kusumo. Namun sekarang perahu yang terletak di gua tritip sudah tinggal setengah karena banyak diambil oleh orang-orang yang berkunjung disana untuk membuat api unggun dan lain sebagainya. Banyak pengunjung yang datang pada malam jum’at wage agar hajatnya tercapai setelah melakukan pertapaan melalui perantara mbah Joyo Kusumo kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber:
http://www.ticjepara.com/2008/12/gua.html

Read More......

Wisata Alam: Air Terjun Songgo Langit

Obyek wisata ini terletak di desa Bucu kecamatan Kembang 30 km sebelah utara dari kota Jepara. Air terjun ini mempunyai ketinggian 80 meter dan lebar 2 meter. Konon menurut cerita bahwa tempat ini akan menjadikan awet muda bagi para pengunjung yang melakukan cuci muka ataupun mandi.



Panorama alam di sekitar obyek wisata ini begitu indah dan udaranya cukup nyaman, sehingga sangat cocok untuk acara santai atau kegiatan rekreasi lainnya. Di tempat pula banyak dijumpai kupu-kupu yang beraneka ragam jumlahnya dengan warna-warni yang cukup indah. Untuk mencapai obyek wisata tersebut dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 maupun roda 4 dengan kondisi jalan beraspal.

Menurut legenda, Dikisahkan ada seorang jejaka yang berasal dari desa Tunahan menjalin cinta dengan seorang gadis cantik asal Dukuh Sumanding Desa Bucu Kecamatan Kembang. Jalinan cinta mereka ahirnya berlanjut hingga ke jenjang perkawinan. Di sini diceritakan bahwa antara desa Tunahan dan desa Bucu terbentang sungai (sekarang ini sungai yang berada di atas obyek wisata tersebut airnya mengalir ke bawah menjadi air terjun). Pada zaman dahulu seorang laki-laki melamar seorang perempuan harus membawa perabotan dapur seperti wajan, piring, gelas, dll. Serta membawa hewan piaraan kerbau, sapi, kambing,dll.

Pada suatu fajar si isteri bersiap menyiapkan makanan pagi untuk si suami tercinta. Dalam penyediaan sarapan tersebut si isteri kurang hati-hati sehingga menimbulkan suara-suara alat dapur yang saling bersentuhan. Alkisah, sang mertua (ibu si isteri) menegur anaknya : “Ojo glondhangan, mengko mundhak bojomu tangi” atau dalam bahasa Indonesia : “Jangan gaduh, nanti suamimu terbangun”. Rupanya si suami salah mendengar “Kerjo kok glondhangan, rumangsamu barange bojomu” atau dalam bahasa Indonesia “Kerja kok gaduh, memangnya barang bawaan suamimu”.

Pada saat itu juga si suami merasa tersinggung dengan perkataan sang mertua itu, kemudian pada suatu tengah malam kedua pengantin tersebut berniat pergi dari rumah untuk pindah ke tempat asal suami dengan mengendarai pedati/gerobak yang ditarikoleh sapi. Oleh karena jalannya begitu gelap, maka pedati yang mereka naiki salah jalan (kesasar) sehingga terasa pedati tersebut masuk jurang yang sangat dalam (sekarang air terjun Songgolangit) dan sepasang pengantin tersebut hilang tidak ada yang mengetahui keberadaanya.

Legenda tersebut bersifat turun temurun dan masih melekat kuat di hati masyarakat setempat sehingga merupakan pantangan antara orang-orang desa Tunahan dan desa Bucu untuk hidup sebagai suami isteri, karena dikuatirkan hubungan rumah tangga mereka akan mengalami kemelut.

Sedangkan dinamakan air terjun Songgolangit, karena dilihat dari bawah maka air terjun tersebut tampak seakan akan menyangga horizon langit (jawa : nyonggo langit). Konon ceritanya air terjun ini ditunggui oleh sepasang suami isteri yang ikut menjaga kenyamanan para wisatawan yang menikmati keindahan obyek wisata tersebut, karena mereka merasa bahwa pengunjung-pengunjung adalah tamunya yang perlu dihormati dan dijaga keamanannya dan kenyamananya.

sumber:
http://www.ticjepara.com/2008/12/air-terjun-songgo-langit.html

Read More......

Jepara Trade and Tourism Center

Jepara Trade and Tourism Center (JTTC) adalah tempat yang tepat di mana kita bisa mendapatkan banyak informasi mengenai mebel di jepara. Di sini disediakan solusi untuk semua jenis kebutuhan furnitur rumah Anda di bawah satu atap. Anda dapat memilih furnitur untuk ruang keluarga, kamar tidur dan ruang makan. Kami juga menawarkan aksen-aksen tambahan, meja-meja hiburan dan beberapa jenis meja lainnya. Ruang pusat hiburan, standing TV, media lemari penyimpanan dan meja-meja permainan yang elegan dan terlihat mewah.



Jepara Trade and Tourism Center sebagai galeri tempat dipajangnya furniture-furniture yang tahan lama, berkualitas, dan bebas perawatan. Perabotan-perabotan yang memberikan kenyamanan yang sama saat pertama kali dibeli dan bahkan setelah bertahun-tahun penggunaan. Secara singkat dapat dikatakan bahwa JTTC adalah tempat perbelanjaan forniture yang sifatnya one stop shopping untuk semua kebutuhan mebel anda dengan berfokus pada estetika dan keandalan.

Galeri JTCC memenuhi pilihan-pilihan furniture kecintaan anda dari tipe kontemporer ,peralihan, ataupun tradisional; ada sesuatu untuk memuaskan pelanggan dengan beragam selera dan pilihan. Bukan hanya itu galeri juga memiliki koleksi eksklusif dari recliners, sofa, set kamar tidur , ruang makan set dengan bahan dan sentuhan akhir terbaik.

Galeri ini tidak hanya menawarkan produk-produk yang luar biasa tapi juga memberikan pengetahuan tentang pasar mebel ke pembeli. Misi JTCC adalah untuk memberikan layanan terbaik, seleksi rancangan-rancangan yang ergonomis, dan kesesuaian nilai tanpa mengorbankan kualitas. Staf yang ramah di galeri ini selalu bersemangat untuk membantu Anda membuat pilihan furnitur dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin menggelitik Anda.

Selain menjamin keandalan dan pengalaman yang menyenangkan, pengiriman furniture diusahakan tidak pernah gagal untuk memenuhi kepuasan akan kebutuhan dan permintaan furnitur Anda. Anda dapat memilih pernik-pernik untuk kamar menggambar, kamar tidur, ruang tamu, ataupun ruang keluarga Anda. JTTC menawarkan berbagai macam produk mulai dari tradisional ke gaya kontemporer yang sangat cocok dan populer dengan citarasa orang-orang dari segala usia.

Jepara Trade and Tourism Center sebagai galeri furniture, memiliki pernak-pernik perabot dan informasi yang lengkap dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam bisnis furnitur dan berusaha keras untuk meningkatkan tampilan rumah Anda dan juga menambahkan kesesuaian fungsi untuk itu. Galeri ini beroperasi dari 4 tempat yang tertata apik yang terletak di Pulau Panjang. Keramahan, dedikasi dan layanan telah membantu galeri ini untuk memperoleh kepercayaan dari klien-klien pentingnya.

* Jepara Trade and Tourism Center *
Jalan Raya Jepara-Kudus KM 11,5 Rengging, Pecangaan, Jepara
Web: jttc.org
Email: info.jttc @ gmail.com
Yahoo Messenger: jttc.jepara
Telepon: (0291) 754-864

Read More......

Penilaian Ekuitas Menggunakan Metode Discounted Cash Flow (Bagian I)

on Kamis, 04 Februari 2010



Dalam sebuah artikel penilaian saya menemukan kutipan kata-kata Warren Buffet atau lebih tepatnya petuah dari sang maestro, "it's far better to buy a wonderful company at a fair price than a fair company at a wonderful price". Sebuah petuah yang layak direnungkan bagi para pihak yang berkepentingan untuk melihat kondisi ataupun nilai sebenarnya dari suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk melangkah lebih jauh dalam berinvestasi. Salah satu metode yang dipakai adalah discounted cash flow (DCF). Dalam kompilasi tulisan kali ini saya berusaha merangkum tulisan-tulisan yang terkait dengan metode tersebut.


Selanjutnya dalam laman investopedia.com diartikan bahwa metode discounted cash flow adalah suatu metode penilaian yang digunakan untuk memperkirakan daya tarik sebuah peluang investasi. Analisis discounted cash flow menggunakan proyeksi arus kas bebas dan mendiskon mereka (paling sering menggunakan rata-rata tertimbang biaya modal)untuk sampai pada suatu nilai sekarang, yang digunakan untuk mengevaluasi potensi investasi. Jika indikasi nilai sekarang yang dihasilkan melalui metode discounted cash flow lebih tinggi dibandingkan biaya investasi yang dikeluarkan, mungkin kesempatan ini patut untuk dipertimbangkan.

Secara umum, metode discounted cash flow dirumuskan sebagai berikut:



Ada banyak variasi ketika kita sampai pada pilihan apa yang dapat digunakan untuk arus kas dan tingkat diskonto dalam analisis discounted cash flow. Meskipun hitungan-hitungan dalam metode ini begitu kompleks, namun pada dasarnya metode discounted cash flow adalah hanya untuk memperkirakan uang yang akan Anda terima dari sebuah investasi dengan penyesuaian atas nilai waktu uang.

lebih lanjut dalam laman tersebut disebutkan bahwa analisis discounted cash flow merupakan model perhitungan penilaian ekuitas yang kuat, namun mereka memiliki kelemahan. Discounted cash flow hanyalah alat penilaian mekanis, yang menjadikannya tunduk pada aksioma "sampah masuk, sampah keluar". Perubahan kecil pada input dapat mengakibatkan perubahan besar dalam nilai perusahaan. Alih-alih mencoba untuk memproyeksikan arus kas hingga tak terbatas, teknik nilai terminal (terminal value) sering digunakan. Anuitas sederhana digunakan untuk memperkirakan nilai terminal selama 10 tahun, misalnya. Hal ini dilakukan karena lebih sulit untuk membuat perkiraan arus kas yang realistis seiring dengan waktu.

Bryn Harman, CFA, dalam artikelnya yang berjudul "Top 3 DCF Analysis Pitfalls" menyebutkan bahwa kebanyakan kursus keuangan mendukung dogma analisis discounted cash flow (DCF) sebagai metodologi penilaian yang lebih disukai untuk semua aset yang menghasilkan arus kas. Secara teori (dan di ujian akhir perguruan tinggi), teknik ini bekerja dengan sangat baik. Dalam praktiknya teknik DCF bisa sulit diterapkan dalam penilaian saham. Bahkan untuk orang yang percaya pada dogma DCF, pendekatan penilaian lainnya sangat dibutuhkan untuk membantu menghasilkan gambaran menyeluruh atas penilaian suatu saham.

Dasar-Dasar Analisis Saham dengan Discounted Cash Flow

Teori DCF berpendapat bahwa nilai semua aset yang menghasilkan arus kas - dari pendapatan tetap untuk investasi ke seluruh perusahaan - adalah nilai sekarang dari aliran arus kas yang diharapkan dengan diberikan beberapa tingkat diskonto yang sesuai. Rumus untuk formula ini biasanya sebagai berikut:


dimana:
PV = nilai sekarang
CFI = arus kas pada tahun i
k = tingkat diskonto
TCF = tahun terminal cash flow
g = tingkat pertumbuhan asumsi-lamanya di luar terminal tahun
n = jumlah periode dalam model penilaian termasuk tahun terminal

Untuk penilaian ekuitas, kebanyakan analis menggunakan beberapa bentuk arus kas bebas untuk model penilaian arus kas. Arus kas bebas biasanya dihitung sebagai arus kas operasi dikurangi pengeluaran modal. Perhatikan pula bahwa nilai sekarang harus dibagi dengan bilangan saham saat ini yang beredar di pasar untuk mendapatkan nilai per saham. Kadang-kadang analis akan menggunakan 'adjusted unlevered free cash flow'(arus kas bebas disesuaikan yang tidak diangkat)untuk menghitung nilai sekarang arus kas untuk semua stakeholder perusahaan. Mereka kemudian akan mengurangi nilai saat ini klaim ekuitas senior untuk menghitung nilai DCF ekuitas dan tiba pada nilai ekuitas.

Masalah-Masalah Terkait DCF

1. Proyeksi Arus Kas Operasi
Pertama dan faktor paling penting dalam menghitung nilai DCF saham adalah memperkirakan rangkaian proyeksi arus kas operasi. Ada sejumlah masalah yang melekat dengan perkiraan pendapatan dan arus kas yang dapat menghasilkan masalah dengan analisis DCF. Yang paling umum adalah bahwa ketidakpastian dengan proyeksi arus kas meningkat untuk setiap tahun dalam prakiraan - dan model DCF sering menggunakan lima atau bahkan 10 tahun senilai perkiraan. Tahun-tahun selanjutnya di luar model dapat dikatakan benar-benar gelap. Analis mungkin memiliki ide yang baik tentang arus kas operasi untuk tahun berjalan dan tahun-tahun berikutnya, tetapi di luar itu, kemampuan untuk memproyeksikan pendapatan dan arus kas berkurang dengan cepat. Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, proyeksi arus kas pada suatu tahun tertentu kemungkinan besar akan didasarkan pada hasil untuk tahun-tahun sebelumnya. Kecil, salah asumsi dalam beberapa tahun pertama dari sebuah model dapat menguatkan perbedaan dalam proyeksi arus kas operasi dalam tahun-tahun model selanjutnya.

2. Proyeksi Pengeluaran Modal

Proyeksi arus kas bebas melibatkan proyeksi belanja modal untuk setiap tahun model. Sekali lagi, tingkat ketidakpastian meningkat dengan tambahan setiap tahun dalam model. Belanja modal dapat sangat tidak bijaksana, pada tahun yang turun, manajemen perusahaan dapat mengekang rencana belanja modal (kebalikannya mungkin juga benar). Asumsi belanja modal, bagaimanapun, biasanya cukup berisiko. Sementara ada sejumlah teknik untuk menghitung pengeluaran modal, seperti menggunakan rasio perputaran aktiva tetap atau bahkan metode persentase pendapatan, perubahan kecil dalam asumsi-asumsi model secara luas dapat mempengaruhi hasil dari perhitungan DCF.

3. Asumsi Tingkat Diskonto dan Tingkat Pertumbuhan

Mungkin asumsi yang paling diperdebatkan dalam model DCF adalah asumsi tingkat diskonto dan tingkat pertumbuhan. Ada banyak cara untuk mendekati tingkat diskonto dalam sebuah model DCF ekuitas. Analis akan menggunakan Markowitzian R = Rf + β (Rm - Rf) atau mungkin rata-rata tertimbang biaya modal perusahaan sebagai discount rate dalam model DCF. Kedua pendekatan yang sangat teoritis dan mungkin tidak bekerja dengan baik dalam aplikasi secara nyata di dunia investasi. Investor lain dapat memilih untuk menggunakan standar yang sewenang-wenang (semaunya) menilai rintangan untuk mengevaluasi semua investasi ekuitas. Dengan cara ini, semua investasi dievaluasi terhadap satu sama lain pada pijakan yang sama. Ketika memilih sebuah metode untuk memperkirakan tingkat diskonto,secara khusus tidak ada jawaban yang mudah.

Mungkin masalah terbesar dengan asumsi tingkat pertumbuhan adalah ketika mereka digunakan sebagai asumsi tingkat pertumbuhan abadi (perpetual growth rate). Mengasumsikan bahwa apa pun akan bertahan dalam keabadian adalah pendapat yang sangat teoritis. Banyak analis berpendapat bahwa semua perusahaan yang berkelanjutan akan jatuh tempo pada sedemikian rupa sehingga tingkat pertumbuhan berkelanjutan mereka akan tertarik ke arah jangka panjang laju pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. Sudah menjadi praktik yang umum di Amerika Serikat untuk menggunakan asumsi tingkat pertumbuhan jangka panjang di kisaran 4%, didasarkan pada catatan jangka panjang pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat. Selain itu, tingkat pertumbuhan perusahaan akan berubah, kadang-kadang secara dramatis, dari tahun ke tahun atau bahkan dekade ke dekade. Jarang tingkat pertumbuhan condong ke tingkat pertumbuhan perusahaan dewasa (mature company) dan kemudian bertahan di sana selamanya.

Karena sifat perhitungan DCF, metode ini sangat sensitif terhadap perubahan kecil dalam tingkat diskonto dan asumsi tingkat pertumbuhan. Sebagai contoh, asumsikan bahwa arus kas bebas proyek-proyek seorang analis perusahaan X sebagai berikut:


Dalam kasus ini, mengingat standar metodologi DCF, pada tingkat diskonto 12% dan tingkat pertumbuhan terminal 4% penilaian per saham sebesar $ 12,73. Dengan hanya mengubah tingkat diskonto menjadi 10% dan meninggalkan semua variabel lain yang sama, nilai per saham menjadi sebesar $ 16,21. Terjadi perubahan sebesar 27% berdasarkan 200 basis poin perubahan dalam tingkat diskonto.

Metodologi Alternatif

Bahkan jika seseorang percaya bahwa DCF adalah untuk/menjadi semua (be-all) dan akhir semua (end-all) dalam menilai semua nilai investasi ekuitas, ini sangat berguna untuk melengkapi pendekatan dengan pendekatan berbasis pada beberapa target harga. Jika Anda akan memproyeksikan pendapatan dan arus kas, mudah untuk menggunakan pendekatan tambahan. Penting untuk menilai mana kelipatan perdagangan (P / E, harga / arus kas, dll) yang berlaku didasarkan pada sejarah perusahaan dan sektor dimana perusahaan bergerak. Memilih target dalam rentang yang bervariasi kiranya akan sulit.

Meskipun hal ini analog dengan pemilihan tingkat diskonto secara acak, dengan menggunakan penghasilan yang mengikuti bilangan dua tahun luar dan yang sesuai P / E ganda untuk menghitung target harga, ini akan memerlukan jauh lebih sedikit asumsi untuk "nilai" saham daripada di bawah skenario DCF. Hal ini meningkatkan keandalan dari kesimpulan relatif terhadap pendekatan DCF. Karena kita tahu bahwa kelipatan apa/berapa dari P/E atau harga/ arus kas adalah setelah setiap perdagangan, kita memiliki banyak data historis sebagai sumber untuk menilai beberapa kemungkinan di masa depan. Sebaliknya, tingkat diskonto model DCF selalu teoretis dan kita tidak benar-benar memiliki data historis untuk menarik dari saat menghitung itu.

Berpikirlah Terbuka (Be Open Minded)

Sebagai seorang investor, adalah bijaksana untuk menghindari terlalu bergantung pada satu metode di atas yang lain ketika mengkaji nilai saham. Sementara sebagian besar investor mungkin setuju bahwa nilai saham berkaitan dengan nilai sekarang dari arus masa depan arus kas bebas, maka pendekatan DCF bisa sulit untuk diterapkan dalam skenario di dunia nyata. Melengkapi pendekatan dengan beberapa pendekatan berdasarkan target harga sangat berguna dalam mengembangkan pemahaman penuh dari nilai saham.


Sumber:
1. http://www.investopedia.com/terms/d/dcf.asp
2. http://www.investopedia.com/articles/07/DCF_pitfalls.asp

Read More......